Read more: http://farhanshare.blogspot.com/2012/09/cara-agar-artikel-blog-tidak-bisa-di_1.html#ixzz27DAU0d58 | Dendy Hidayat [D E N Z] Read more: http://blogkomputer12.blogspot.com/2012/06/cara-membuat-teks-berjalan-di-title-bar.html#ixzz27HuaikAS

Kolostrum, Susu Istimewa untuk Bayi Baru Lahir


Kolostrum, Susu Istimewa untuk Bayi Baru Lahir


Banyaknya pilihan susu formula di pasaran, ditambah  perubahan gaya hidup  membuat para ibu zaman sekarang lebih memilih susu formula daripada ASI ekseklusif. Padahal ada satu zat penting untuk bayi yang tidak terdapat dalam susu formula. Zat tersebut adalah kolostrum. Apa itu kolostrum? kolostrum adalah susu istimewa yang diproduksi  pada trimester III kehamilan sampai dengan hari ketiga atau keempat setelah persalinan. Kolostrum ini biasanya berwarna kuning sampai oranye dan lengket serta tebal. Mempunyai kandungan lemak rendah sedangkan kaya akan karbohidrat, protein. Dan mengandung antibodi tinggi untuk menjaga kekebalan tubuh anak.
Kolostrum bekerja sebagai vaksin alamiah dan sangat aman untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Kolostrum mengandung antibodi dalam jumlah cukup besar yang disebut Imunoglobin sekretorik A (IgA). IgA  merupakan zat baru pada bayi baru lahir. Sebelum bayi lahir, ia mendapat antibodi lain yang disebut IgG melalui Plasenta. IgG bekerja melalui sistem sirkulasi bayi sedangkan IgA melindungi bayi di tempat-tempat yang sering diserang kuman, yaitu selaput lendir di tenggorokan, paru, usus. Kolostrum sangat mudah untuk dicerna dan merupakan makanan bayi yang sangat sempurna. Kolostrum juga memiliki efek pencahar untuk bayi baru lahir sehingga membantu untuk mengeluarkan tinja untuk pertama kalinya.( http://www.infoasi.com/informasi-tentang-apa-itu-kolostrum/ , Diakses tanggal 10 april 2012)
Menurut Infoasi.com, Pengeluran tinja untuk pertama kali penting karena Billirubin yang berlebih pada tubuh bayi juga ikut dikeluarkan bersama tinja pertama. Billirubin yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya kuning (Jaudince). Kolostrum tidak hanya menyediakan gizi sempurna untuk bayi baru lahir. Sejumlah sel-sel hidup untuk memberikan pertahanan pada bayi melawan kuman berbahaya juga tersedia pada kolostrum. Kadar kekebalan dalam kolostrum ini lebih tinggi daripada susu.
Masih menurut Infoasi.com tentang kolostrum, kolostrum juga berperan penting untuk saluran cerna bayi. Karena usus bayi baru lahir biasanya Permeable atau berlubang, Kolostrum berfungsi untuk menambal lubang di saluran cerna. Dalam kolostrum juga terkandung kadar sel darah putih yang tinggi untuk memproteksi dan menghancurkan bakteri penyebab penyakit. Kolostrum dapat berubah menjadi susu yang lebih matang selama dua minggu pertama setelah bayi lahir. Pada masa transisi ini kadar antibodi dalam susu berkurang namun volume susu akan meningkat. Selama bayi memperoleh ASI, ia akan mendapat perlindungan karena bahan-bahan pelawan penyakit tidak ikut hilang bersama Kolostrum.
Kapasitas lambung bayi yang berusia satu hari sekitar 5-7 ml atau sebesar kelereng. Lambung bayi berusia satu hari tidak dapat meregang untuk menampung lebih banyak makanan. Karena dindingnya masih kaku, susu yang berlebih sering dikeluarkan lagi. Kolostrum merupakan jumlah takaran yang tepat untuk bayi berusia satu hari. Kolostrum mengandung Vitamin dan Mineral dengan kombinasi sempurna yang dibutuhkan metabolisme , pertumbuhan, dan perkembangan normal. Vitamin dan mineral berfungsi sebagai Co-Enzim untuk membantu proses kimiawi dalam tubuh berjalan dengan benar. Kolostrum mengandung asam amino yang merupakan protein pembangun untuk pertumbuhan dan perkembangan. (http://www.infoasi.com/manfaat-dari-kolostrum/, diakses tanggal 10 april 2012)
Dengan banyaknya manfaat serta pentingnya Kolostrum untuk bayi baru lahir, seharusnya zat tersebut tidak digantikan oleh susu pengganti atau PASI. Tetapi karena banyaknya pilihan susu formula di pasaran serta anggapan seputar ASI membuat banyak para ibu tidak lagi memberikan ASI untuk anaknya. Seperti yang ditulis oleh Soetjiningsih dalam bukunya Tumbuh Kembang Anak (1997), Di Indonesia masih banyak ibu-ibu yang tidak memberikan ASI secara ekseklusif pada bayi, karena kaum ibu lebih suka memberikan susu formula daripada ASI. Hal ini disebabkan oleh pekerjaan ibu, penyakit ibu, serta ibu-ibu yang beranggapan apabila ibu menyusui maka payudara tidak indah lagi sehingga suami tidak sayang. Padahal segala nutrisi penting yang ada dalam ASI tidak bisa begitu saja digantikan oleh susu formula. ASI yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada para ibu untuk anaknya memang sudah sesuai takaran dan kebutuhan dari bayi itu sendiri. kandungan ASI dalam setiap payudara ibu berbeda-beda karena disesuaikan oleh kondisi bayi tersebut.
Kolostrum yang merupakan susu pertama sebelum ASI benar-benar matang bahkan sudah terkandung di dalam susu formula. Walaupun kolostrum tersebut bukan merupakan kolostrum dari ASI manusia melainkan kolostrum sapi. Penggunaan kolostrum sapi pada susu formula ini disebabkan karena ketika melahirkan, sapi menghasilkan kolostrum dalam jumlah banyak. Kolostrum sapi merupakan satu-satunya kolostrum yang mendekati atau mirip seperti kolostrum yang dihasilkan manusia. Kolostrum sapi juga dapat berguna bagi manusia atau makhluk mamalia yang menyusui lainnya. Menurut Tanyadokteranda.com tentang penggunaan kolostrum sapi pada bayi baru lahir. Kolostrum sapi bisa saja digunakan untuk menggantikan kolostrum dari ASI. Tetapi, tidak ada satupun kolostrum pengganti yang sesempurna kolostrum ASI. Bila tidak ada kondisi yang menghalangi ibu untuk menyusui bayi, maka berikanlah kolostrum terutama pada masa awal kelahiran.
Pemberian susu formula pada bayi sebaiknya bukan sebagai makanan utama, tetapi lebih kepada pelengkap gizi atau pendamping. Karena kondisi tubuh dan pencernaan bayi yang belum sempurna pada masa awal kelahiran, pemberian susu formula pada bayi baru lahir menjadi kurang cocok. Susu formula dapat diberikan ketika bayi berusia 6 bulan. Karena pada saat usia tersebut, kolostrum sudah berubah menjadi ASI dan kandungan Proteinnya sudah menurun. Bayi membutuhkan gizi pendamping lain seperti makanan yang mulai diberikan ketika bayi berusia 6 bulan dan susu formula untuk penunjang pertumbuhan bayi.
Pemberian susu formula pada bayi baru lahir nyatanya menimbulkan masalah kesehatan dibandingkan dengan bayi yang diberikan ASI. Angka kejadian dan kematian akibat diare pada anak-anak di negara berkembang masih tinggi. Lebih-lebih pada anak-anak yang sedang mendapat susu formula dibandingkan dengan anak yang sedang mendapat ASI. Meningkatnya penggunaan susu formula dapat menimbulkan berbagai masalah, misalnya kekurangan kalori protein tipe marasmus, moniliasis pada mulut, dan diare karena infeksi (soetjiingsih,1997). Bahkan pada penelitian lain juga menunjukkan bahwa bayi yang diberi susu formula dapat mengalami kesakitan diare 10 kali lebih banyak yang menyebabkan angka kematian pada bayi. Infeksi usus karena bakteri dan jamur 4 kali lebih banyak, sariawan mulut karena jamur 6 kali lebih banyak. Penelitian di Jakarta memperlihatkan presentasi kegemukan atau obesitas terjadi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula sebesar 3,4% dan kerugian lain menurunnya  tingkat kekebalan terhadap asma dan alergi (Dwinda,2006).
Pemberian susu formula pada bayi yang seharusnya mendapatkan ASI menunjukkan bahwa kandungan zat-zat penting dalam ASI tidak bisa digantikan oleh susu formula. Apalagi untuk masalah kekebalan tubuh dan perlindungan organ-organ penting bayi baru lahir yang memang belum sempurna. Pemberian ASI pada bayi khususnya yang baru lahir selain melindungi organ penting, juga berfungsi untuk menenangkan bayi. Bayi yang baru lahir biasanya kaget karena lingkungan baru yang asing baginya. Pemberian ASI melalui sentuhan dari kulit ke kulit dapat menenangkan dan membuat bayi merasa nyaman. Lagipula, takaran ASI memang sudah sesuai untuk bayi dan sudah terjamin kebersihannya. Berbeda dengan susu formula yang harus diberikan dengan takaran tepat dan memerlukan peralatan yang benar-benar higienis. Sebenarnya bayi bisa diberikan susu formula semenjak lahir dengan catatan ibunya mengidap penyakit tertentu seperti Tuberculosis (TBC) atau AIDS. Tetapi jika ibunya dalam keadaan sehat mengapa tidak memberikan ASI juga?

Sumber       :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Kolostrum, Susu Istimewa untuk Bayi Baru Lahir


Kolostrum, Susu Istimewa untuk Bayi Baru Lahir


Banyaknya pilihan susu formula di pasaran, ditambah  perubahan gaya hidup  membuat para ibu zaman sekarang lebih memilih susu formula daripada ASI ekseklusif. Padahal ada satu zat penting untuk bayi yang tidak terdapat dalam susu formula. Zat tersebut adalah kolostrum. Apa itu kolostrum? kolostrum adalah susu istimewa yang diproduksi  pada trimester III kehamilan sampai dengan hari ketiga atau keempat setelah persalinan. Kolostrum ini biasanya berwarna kuning sampai oranye dan lengket serta tebal. Mempunyai kandungan lemak rendah sedangkan kaya akan karbohidrat, protein. Dan mengandung antibodi tinggi untuk menjaga kekebalan tubuh anak.
Kolostrum bekerja sebagai vaksin alamiah dan sangat aman untuk dikonsumsi bayi baru lahir. Kolostrum mengandung antibodi dalam jumlah cukup besar yang disebut Imunoglobin sekretorik A (IgA). IgA  merupakan zat baru pada bayi baru lahir. Sebelum bayi lahir, ia mendapat antibodi lain yang disebut IgG melalui Plasenta. IgG bekerja melalui sistem sirkulasi bayi sedangkan IgA melindungi bayi di tempat-tempat yang sering diserang kuman, yaitu selaput lendir di tenggorokan, paru, usus. Kolostrum sangat mudah untuk dicerna dan merupakan makanan bayi yang sangat sempurna. Kolostrum juga memiliki efek pencahar untuk bayi baru lahir sehingga membantu untuk mengeluarkan tinja untuk pertama kalinya.( http://www.infoasi.com/informasi-tentang-apa-itu-kolostrum/ , Diakses tanggal 10 april 2012)
Menurut Infoasi.com, Pengeluran tinja untuk pertama kali penting karena Billirubin yang berlebih pada tubuh bayi juga ikut dikeluarkan bersama tinja pertama. Billirubin yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya kuning (Jaudince). Kolostrum tidak hanya menyediakan gizi sempurna untuk bayi baru lahir. Sejumlah sel-sel hidup untuk memberikan pertahanan pada bayi melawan kuman berbahaya juga tersedia pada kolostrum. Kadar kekebalan dalam kolostrum ini lebih tinggi daripada susu.
Masih menurut Infoasi.com tentang kolostrum, kolostrum juga berperan penting untuk saluran cerna bayi. Karena usus bayi baru lahir biasanya Permeable atau berlubang, Kolostrum berfungsi untuk menambal lubang di saluran cerna. Dalam kolostrum juga terkandung kadar sel darah putih yang tinggi untuk memproteksi dan menghancurkan bakteri penyebab penyakit. Kolostrum dapat berubah menjadi susu yang lebih matang selama dua minggu pertama setelah bayi lahir. Pada masa transisi ini kadar antibodi dalam susu berkurang namun volume susu akan meningkat. Selama bayi memperoleh ASI, ia akan mendapat perlindungan karena bahan-bahan pelawan penyakit tidak ikut hilang bersama Kolostrum.
Kapasitas lambung bayi yang berusia satu hari sekitar 5-7 ml atau sebesar kelereng. Lambung bayi berusia satu hari tidak dapat meregang untuk menampung lebih banyak makanan. Karena dindingnya masih kaku, susu yang berlebih sering dikeluarkan lagi. Kolostrum merupakan jumlah takaran yang tepat untuk bayi berusia satu hari. Kolostrum mengandung Vitamin dan Mineral dengan kombinasi sempurna yang dibutuhkan metabolisme , pertumbuhan, dan perkembangan normal. Vitamin dan mineral berfungsi sebagai Co-Enzim untuk membantu proses kimiawi dalam tubuh berjalan dengan benar. Kolostrum mengandung asam amino yang merupakan protein pembangun untuk pertumbuhan dan perkembangan. (http://www.infoasi.com/manfaat-dari-kolostrum/, diakses tanggal 10 april 2012)
Dengan banyaknya manfaat serta pentingnya Kolostrum untuk bayi baru lahir, seharusnya zat tersebut tidak digantikan oleh susu pengganti atau PASI. Tetapi karena banyaknya pilihan susu formula di pasaran serta anggapan seputar ASI membuat banyak para ibu tidak lagi memberikan ASI untuk anaknya. Seperti yang ditulis oleh Soetjiningsih dalam bukunya Tumbuh Kembang Anak (1997), Di Indonesia masih banyak ibu-ibu yang tidak memberikan ASI secara ekseklusif pada bayi, karena kaum ibu lebih suka memberikan susu formula daripada ASI. Hal ini disebabkan oleh pekerjaan ibu, penyakit ibu, serta ibu-ibu yang beranggapan apabila ibu menyusui maka payudara tidak indah lagi sehingga suami tidak sayang. Padahal segala nutrisi penting yang ada dalam ASI tidak bisa begitu saja digantikan oleh susu formula. ASI yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada para ibu untuk anaknya memang sudah sesuai takaran dan kebutuhan dari bayi itu sendiri. kandungan ASI dalam setiap payudara ibu berbeda-beda karena disesuaikan oleh kondisi bayi tersebut.
Kolostrum yang merupakan susu pertama sebelum ASI benar-benar matang bahkan sudah terkandung di dalam susu formula. Walaupun kolostrum tersebut bukan merupakan kolostrum dari ASI manusia melainkan kolostrum sapi. Penggunaan kolostrum sapi pada susu formula ini disebabkan karena ketika melahirkan, sapi menghasilkan kolostrum dalam jumlah banyak. Kolostrum sapi merupakan satu-satunya kolostrum yang mendekati atau mirip seperti kolostrum yang dihasilkan manusia. Kolostrum sapi juga dapat berguna bagi manusia atau makhluk mamalia yang menyusui lainnya. Menurut Tanyadokteranda.com tentang penggunaan kolostrum sapi pada bayi baru lahir. Kolostrum sapi bisa saja digunakan untuk menggantikan kolostrum dari ASI. Tetapi, tidak ada satupun kolostrum pengganti yang sesempurna kolostrum ASI. Bila tidak ada kondisi yang menghalangi ibu untuk menyusui bayi, maka berikanlah kolostrum terutama pada masa awal kelahiran.
Pemberian susu formula pada bayi sebaiknya bukan sebagai makanan utama, tetapi lebih kepada pelengkap gizi atau pendamping. Karena kondisi tubuh dan pencernaan bayi yang belum sempurna pada masa awal kelahiran, pemberian susu formula pada bayi baru lahir menjadi kurang cocok. Susu formula dapat diberikan ketika bayi berusia 6 bulan. Karena pada saat usia tersebut, kolostrum sudah berubah menjadi ASI dan kandungan Proteinnya sudah menurun. Bayi membutuhkan gizi pendamping lain seperti makanan yang mulai diberikan ketika bayi berusia 6 bulan dan susu formula untuk penunjang pertumbuhan bayi.
Pemberian susu formula pada bayi baru lahir nyatanya menimbulkan masalah kesehatan dibandingkan dengan bayi yang diberikan ASI. Angka kejadian dan kematian akibat diare pada anak-anak di negara berkembang masih tinggi. Lebih-lebih pada anak-anak yang sedang mendapat susu formula dibandingkan dengan anak yang sedang mendapat ASI. Meningkatnya penggunaan susu formula dapat menimbulkan berbagai masalah, misalnya kekurangan kalori protein tipe marasmus, moniliasis pada mulut, dan diare karena infeksi (soetjiingsih,1997). Bahkan pada penelitian lain juga menunjukkan bahwa bayi yang diberi susu formula dapat mengalami kesakitan diare 10 kali lebih banyak yang menyebabkan angka kematian pada bayi. Infeksi usus karena bakteri dan jamur 4 kali lebih banyak, sariawan mulut karena jamur 6 kali lebih banyak. Penelitian di Jakarta memperlihatkan presentasi kegemukan atau obesitas terjadi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula sebesar 3,4% dan kerugian lain menurunnya  tingkat kekebalan terhadap asma dan alergi (Dwinda,2006).
Pemberian susu formula pada bayi yang seharusnya mendapatkan ASI menunjukkan bahwa kandungan zat-zat penting dalam ASI tidak bisa digantikan oleh susu formula. Apalagi untuk masalah kekebalan tubuh dan perlindungan organ-organ penting bayi baru lahir yang memang belum sempurna. Pemberian ASI pada bayi khususnya yang baru lahir selain melindungi organ penting, juga berfungsi untuk menenangkan bayi. Bayi yang baru lahir biasanya kaget karena lingkungan baru yang asing baginya. Pemberian ASI melalui sentuhan dari kulit ke kulit dapat menenangkan dan membuat bayi merasa nyaman. Lagipula, takaran ASI memang sudah sesuai untuk bayi dan sudah terjamin kebersihannya. Berbeda dengan susu formula yang harus diberikan dengan takaran tepat dan memerlukan peralatan yang benar-benar higienis. Sebenarnya bayi bisa diberikan susu formula semenjak lahir dengan catatan ibunya mengidap penyakit tertentu seperti Tuberculosis (TBC) atau AIDS. Tetapi jika ibunya dalam keadaan sehat mengapa tidak memberikan ASI juga?

Sumber       :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Operasi Plastik di Korea Selatan


Operasi Plastik di Korea Selatan
















Berbicara mengenai Korea Selatan (Korsel), dengan spontan kita akan teringat dengan cantik dan kerennya girl dan boyband dari negeri Ginseng tersebut. Para wanita di negeri itu cantik-cantik seperti boneka, dan para lelakinya pun tidak kalah ganteng seperti patung berjalan.
Di beberapa negara, operasi plastik masih merupakan hal yang tabu. Akan tetapi di negeri boyband ini, operasi plastik adalah hal yang dianggap biasa. Apalagi dengan munculnya Korean Wave atau yang dikenal dengan Gelombang Korea. Drama Korea maupun grup-grup musik asal negeri Ginseng ini banyak disenangi oleh remaja maupun para orangtua.  Artis Korea cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Tetapi, rata-rata para artis Korea tersebut melakukan operasi plastik (oplas) untuk menyempurnakan dirinya secara fisik, seperti memperbesar kelopak mata, pengurangan rahang, menghilangkan keriput di wajah, pemangkasan tulang pipi, memancungkan hidung, dan mempertipis bibir. Operasi semacam ini sudah dianggap wajar oleh masyarakat Korea.
Contohnya saja artis Kyuhyun, anggota dari Boyband Super Junior ini melakukan operasi  plastik dengan memancungkan hidungnya. Alasannya yaitu untuk mendapatkan fisik yang bagus, dan disenangi oleh masyarakat. Oplas bagi mereka berguna sebagai harga jual para artis, selain dari karya-karya mereka. Selain Khuyun, ada juga bintang Boys Over Flowers dan mantan personil Boyband SS501, Kim Hyun Joon. Dia  mengaku melakukan operasi plastik pada hidungnya sehingga menjadi mancung.
Dalam bisnis hiburan Korea Selatan, penampilan sama pentingnya dengan talenta, operasi plastik menjadi sangat biasa di kalangan artis. Artis Korea memiliki keinginan sangat kuat untuk bisa tampil sempurna, kecantikan dan kegantengan adalah modal utama dalam meniti karir di Korea, ditambah lingkungan kompetitif yang tinggi menyebabkan artis Korea melakukan operasi plastik. http://mynewsbasket.blogspot.com/2012/02/budaya-plastik-korea.html
Berdasarkan data dari departemen kesehatan Korea itu sendiri, hampir 99% artis di Korea telah melakukan operasi  plastik,  dan 65 % wanita di sana pun melakukan hal sama, baik itu operasi yang hanya sekadar mengubah mata, sampai mengubah total wajah mereka menjadi “makhluk baru” (http://www.bambang-gene.com/2012/01/proses-operasi-plastik-di-korea-selatan.html. Diakses tanggal 10 April 2012).
Bukan hal yang tabu lagi bahwa melakukan operasi plastik merupakan suatu hal yang biasa di Korea Selatan. Korea adalah sebuah negara sadar penampilan. Masyarakat Korea sendiri menganggap bahwa semakin bagus penampilan, maka kesempatan untuk menjadi sukses pun semakin besar.
karena melakukan oplas, banyak artis Korea yang menjadi cantik dan ganteng, maka banyak yang mengangggap bahwa dokter-dokter di Korea merupakan yang terbaik di dunia. Bahkan warga negara Jepang, Tiongkok, dan Asia lainnya berwisata ke Korsel untuk melakukan operasi plastik.
Operasi plastik menjadi seperti budaya di Korea, bahkan aneh bila Anda tidak melakukan operasi plastik dan tidak memenuhi definisi kecantikan Korea. Korea memiliki standar kecantikan, yakni kelopak mata ganda, hidung mancung, wajah tirus, dan sebagainya layaknya boneka Barbie.
Bukan hanya para artis, masyarakat biasa pun sudah biasa melakukan oplas. Para orang tua di Korsel memberikan hadiah kelulusan bagi anak mereka dengan operasi plastik. Bahkan ada salah satu daerah di Korsel, Apkujong, hampir di setiap gedung memiliki satu klinik operasi plastik. Selain itu ada juga sebuah jalan yang diberi nama “Jalan Operasi Plastik”.
Karena mudahnya melakukan operasi plastik di negeri ini, muncul penilaian bahwa melakukan operasi plastik sama gampangnya dengan mengganti warna rambut. Karena, untuk melakukan operasi memperbesar kelopak mata, hanya dibutuhkan waktu kurang lebih  satu setengah jam.
Dari banyaknya yang melakukan operasi plastik, maka menghapuskan anggapan, bahwa operasi plastik adalah hal yang tabu untuk dilakukan. Dampak ini juga akan menyebar ke setiap negeri di mana Korean Wave banyak digemari.
Pada kenyataannya telah tertanam dalam pikiran masyarakat Korea, bahwa seseorang yang tidak berpenampilan menarik, tidak akan pernah diperhitungkan untuk apa pun. Sedangkan orang berpenampilan menarik dapat dipastikan  memperoleh hal terbaik dalam hidupnya.
Di sisi lain keberhasilan oplas di Korea Selatan, yang menghasilkan warganya menjadi cantik dan ganteng. Ada juga kegagalan oplas yang menyebabkan kerusakan pada wajah seseorang. Misalnya artis Han Mi Ok
Artis Han Mi Ok memutuskan untuk mengoperasi wajahnya dengan menggunakan silikon. Sesudah mendapatkan wajahnya rusak karena operasi plastik tersebut, artis Han Mi Ok melakukan beberapa operasi lagi untuk meminimalisir kerusakan pada wajahnya. Oleh karena kerusakan pada wajahnya itu, artis Han Mi Ok tidak terjun lagi ke dunia hiburan Korea Selatan.

Sumber      :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Operasi Plastik di Korea Selatan


Operasi Plastik di Korea Selatan
















Berbicara mengenai Korea Selatan (Korsel), dengan spontan kita akan teringat dengan cantik dan kerennya girl dan boyband dari negeri Ginseng tersebut. Para wanita di negeri itu cantik-cantik seperti boneka, dan para lelakinya pun tidak kalah ganteng seperti patung berjalan.
Di beberapa negara, operasi plastik masih merupakan hal yang tabu. Akan tetapi di negeri boyband ini, operasi plastik adalah hal yang dianggap biasa. Apalagi dengan munculnya Korean Wave atau yang dikenal dengan Gelombang Korea. Drama Korea maupun grup-grup musik asal negeri Ginseng ini banyak disenangi oleh remaja maupun para orangtua.  Artis Korea cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Tetapi, rata-rata para artis Korea tersebut melakukan operasi plastik (oplas) untuk menyempurnakan dirinya secara fisik, seperti memperbesar kelopak mata, pengurangan rahang, menghilangkan keriput di wajah, pemangkasan tulang pipi, memancungkan hidung, dan mempertipis bibir. Operasi semacam ini sudah dianggap wajar oleh masyarakat Korea.
Contohnya saja artis Kyuhyun, anggota dari Boyband Super Junior ini melakukan operasi  plastik dengan memancungkan hidungnya. Alasannya yaitu untuk mendapatkan fisik yang bagus, dan disenangi oleh masyarakat. Oplas bagi mereka berguna sebagai harga jual para artis, selain dari karya-karya mereka. Selain Khuyun, ada juga bintang Boys Over Flowers dan mantan personil Boyband SS501, Kim Hyun Joon. Dia  mengaku melakukan operasi plastik pada hidungnya sehingga menjadi mancung.
Dalam bisnis hiburan Korea Selatan, penampilan sama pentingnya dengan talenta, operasi plastik menjadi sangat biasa di kalangan artis. Artis Korea memiliki keinginan sangat kuat untuk bisa tampil sempurna, kecantikan dan kegantengan adalah modal utama dalam meniti karir di Korea, ditambah lingkungan kompetitif yang tinggi menyebabkan artis Korea melakukan operasi plastik. http://mynewsbasket.blogspot.com/2012/02/budaya-plastik-korea.html
Berdasarkan data dari departemen kesehatan Korea itu sendiri, hampir 99% artis di Korea telah melakukan operasi  plastik,  dan 65 % wanita di sana pun melakukan hal sama, baik itu operasi yang hanya sekadar mengubah mata, sampai mengubah total wajah mereka menjadi “makhluk baru” (http://www.bambang-gene.com/2012/01/proses-operasi-plastik-di-korea-selatan.html. Diakses tanggal 10 April 2012).
Bukan hal yang tabu lagi bahwa melakukan operasi plastik merupakan suatu hal yang biasa di Korea Selatan. Korea adalah sebuah negara sadar penampilan. Masyarakat Korea sendiri menganggap bahwa semakin bagus penampilan, maka kesempatan untuk menjadi sukses pun semakin besar.
karena melakukan oplas, banyak artis Korea yang menjadi cantik dan ganteng, maka banyak yang mengangggap bahwa dokter-dokter di Korea merupakan yang terbaik di dunia. Bahkan warga negara Jepang, Tiongkok, dan Asia lainnya berwisata ke Korsel untuk melakukan operasi plastik.
Operasi plastik menjadi seperti budaya di Korea, bahkan aneh bila Anda tidak melakukan operasi plastik dan tidak memenuhi definisi kecantikan Korea. Korea memiliki standar kecantikan, yakni kelopak mata ganda, hidung mancung, wajah tirus, dan sebagainya layaknya boneka Barbie.
Bukan hanya para artis, masyarakat biasa pun sudah biasa melakukan oplas. Para orang tua di Korsel memberikan hadiah kelulusan bagi anak mereka dengan operasi plastik. Bahkan ada salah satu daerah di Korsel, Apkujong, hampir di setiap gedung memiliki satu klinik operasi plastik. Selain itu ada juga sebuah jalan yang diberi nama “Jalan Operasi Plastik”.
Karena mudahnya melakukan operasi plastik di negeri ini, muncul penilaian bahwa melakukan operasi plastik sama gampangnya dengan mengganti warna rambut. Karena, untuk melakukan operasi memperbesar kelopak mata, hanya dibutuhkan waktu kurang lebih  satu setengah jam.
Dari banyaknya yang melakukan operasi plastik, maka menghapuskan anggapan, bahwa operasi plastik adalah hal yang tabu untuk dilakukan. Dampak ini juga akan menyebar ke setiap negeri di mana Korean Wave banyak digemari.
Pada kenyataannya telah tertanam dalam pikiran masyarakat Korea, bahwa seseorang yang tidak berpenampilan menarik, tidak akan pernah diperhitungkan untuk apa pun. Sedangkan orang berpenampilan menarik dapat dipastikan  memperoleh hal terbaik dalam hidupnya.
Di sisi lain keberhasilan oplas di Korea Selatan, yang menghasilkan warganya menjadi cantik dan ganteng. Ada juga kegagalan oplas yang menyebabkan kerusakan pada wajah seseorang. Misalnya artis Han Mi Ok
Artis Han Mi Ok memutuskan untuk mengoperasi wajahnya dengan menggunakan silikon. Sesudah mendapatkan wajahnya rusak karena operasi plastik tersebut, artis Han Mi Ok melakukan beberapa operasi lagi untuk meminimalisir kerusakan pada wajahnya. Oleh karena kerusakan pada wajahnya itu, artis Han Mi Ok tidak terjun lagi ke dunia hiburan Korea Selatan.

Sumber      :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Wasabi, Si Pedas yang Berkhasiat


Wasabi, Si Pedas yang Berkhasiat












Wasabi. Bagi Anda yang sudah akrab dengan masakan Jepang, seperti sushi dan sashimi (irisan hewan laut), pasti sudah tidak asing lagi dengan kata ini.Ya, wasabi adalah pasta warna hijau muda yang biasa disajikan bersama sushi dan sashimi. Wasabi adalah penyedap rasa khas Jepang yang rasanya pedas, namun rasa pedasnya berbeda dengan cabai, karena wasabi tidak pedas di lidah melainkan di hidung dan tenggorokan.
Saat disajikan bersama makanan, wasabi sebenarnya memiliki fungsi tersendiri dalam penyajian tersebut. Selain sebagai penyedap rasa, rasa pedas pada wasabi yang mengandung isotiosiant ternyata bersifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Jadi memang cocok disajikan bersama dengan makanan mentah seperti sushi dan sashimi.
Bahan pembuat wasabi ini adalah tumbuhan yang juga bernama wasabi. Tumbuhan wasabi ini merupakan keluarga dari jenis kubis atau lobak. Tumbuhan wasabi hanya hidup di aliran air yang bersih dan sejuk. Oleh karena itu akan lebih sering ditemui pada daerah pegunungan, seperti di pegunungan Honshu, Kyushu, dan Shikoku di Jepang.
Menurut sejarah, awalnya wasabi tumbuh liar di hulu Sungai Abe, Prefektur Shizuoka. Kemudian penduduk desa mencabut wasabi yang tumbuh liar tersebut, lalu memindahkannya di lahan sekitar mata air. Sejak saat itulah pembudidayaan wasabi dimulai, yaitu sekitar tahun 1596-1615, terlebih setelah diketahui rasanya yang enak dan banyak manfaat yang didapat dari wasabi.
Bagian utama yang digunakan dari wasabi adalah akarnya. Akar wasabi bentuknya menyerupai lobak dan memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat dari akar wasabi di antaranya, dapat mengaktifkan antioksidan dalam tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan bakteri, mengaktifkan fase enzim untuk proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dalam tubuh, menangkal keracunan makanan yang disebabkan oleh mikroba, membersihkan organ hati sebagai pembentuk cairan empedu, menciptakan berbagai enzim pencernaan makanan, melindungi dari serangan kanker perut, kanker usus besar, dan kenker payudara, mengobati sakit gigi dengan mengurangi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan lubang pada gigi, serta membantu proses pembekuan darah. Selain itu wasabi juga berkhasiat sebagai perangsang hasrat seksual bagi laki-laki.
Penggunaan wasabi tidak hanya dengan dimakan, namun juga bisa diaplikasikan langsung pada kulit. Wasabi yang dapat mengaktifkan antioksidan dapat melindungi dan mengobati kulit dari radikal bebas. Banyak industri perawatan kulit yang memasukkan bahan ini ke dalam produknya. Di antaranya sebagai bahan facial dan perawatan tubuh di spa-spa.
Sayangnya wasabi hanya bisa dipanen setelah 3-4 tahun masa tanamnya. Hal ini yang menyebabkan harga wasabi menjadi mahal di samping manfaatnya yang sangat besar. Walau sebenarnya ada jenis wasabi yang ditanam di ladang dan dapat dipanen hanya dalam waktu 18 bulan, namun manfaatnya berbeda dengan wasabi yang ditanam di aliran air. Untuk memenuhi kebutuhan wasabi, masyarakat Jepang bahkan rela mengimpor sejumlah besar wasabi dari daratan Tiongkok, Taiwan, dan Selandia Baru.
Produk olahan dari wasabi ada berbagai macam. Tersedia bubuk wasabi dalam kemasan kaleng dan juga pasta wasabi dalam kemasan tube. Bahkan di Jepang daun dan bunga wasabi digoreng sebagai tempura (digoreng bersama tepung). Selain untuk perasa pada makanan mentah, ternyata wasabi juga menjadi salah satu campuran pada beberapa bahan pembuat es krim.
Ada sebuah pertanian bernama Daio Wasabi Farm yang letaknya di daerah Hotaka, Jepang. Pertanian tersebut khusus menanam wasabi. Tidak hanya sebagai lahan pertanian, namun pemiliknya juga membuat cafe dan minimarket untuk segala macam hasil produksi wasabi. Produknya sangat bervariasi, mulai dari wasabi dalam berbagai kemasan, es krim wasabi, bakpau wasabi, dan masih banyak lagi.
Pengolahan bahan makanan yang rasanya pedas ini memang sangat unik, karena dapat dicampurkan pada berbagai jenis makanan sesuai dengan kebutuhan rasanya. Kreativitas pembuat makanan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan makanan lezat yang berbahan wasabi ini.

sumber   :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Wasabi, Si Pedas yang Berkhasiat


Wasabi, Si Pedas yang Berkhasiat












Wasabi. Bagi Anda yang sudah akrab dengan masakan Jepang, seperti sushi dan sashimi (irisan hewan laut), pasti sudah tidak asing lagi dengan kata ini.Ya, wasabi adalah pasta warna hijau muda yang biasa disajikan bersama sushi dan sashimi. Wasabi adalah penyedap rasa khas Jepang yang rasanya pedas, namun rasa pedasnya berbeda dengan cabai, karena wasabi tidak pedas di lidah melainkan di hidung dan tenggorokan.
Saat disajikan bersama makanan, wasabi sebenarnya memiliki fungsi tersendiri dalam penyajian tersebut. Selain sebagai penyedap rasa, rasa pedas pada wasabi yang mengandung isotiosiant ternyata bersifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Jadi memang cocok disajikan bersama dengan makanan mentah seperti sushi dan sashimi.
Bahan pembuat wasabi ini adalah tumbuhan yang juga bernama wasabi. Tumbuhan wasabi ini merupakan keluarga dari jenis kubis atau lobak. Tumbuhan wasabi hanya hidup di aliran air yang bersih dan sejuk. Oleh karena itu akan lebih sering ditemui pada daerah pegunungan, seperti di pegunungan Honshu, Kyushu, dan Shikoku di Jepang.
Menurut sejarah, awalnya wasabi tumbuh liar di hulu Sungai Abe, Prefektur Shizuoka. Kemudian penduduk desa mencabut wasabi yang tumbuh liar tersebut, lalu memindahkannya di lahan sekitar mata air. Sejak saat itulah pembudidayaan wasabi dimulai, yaitu sekitar tahun 1596-1615, terlebih setelah diketahui rasanya yang enak dan banyak manfaat yang didapat dari wasabi.
Bagian utama yang digunakan dari wasabi adalah akarnya. Akar wasabi bentuknya menyerupai lobak dan memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat dari akar wasabi di antaranya, dapat mengaktifkan antioksidan dalam tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan bakteri, mengaktifkan fase enzim untuk proses detoksifikasi atau pengeluaran racun dalam tubuh, menangkal keracunan makanan yang disebabkan oleh mikroba, membersihkan organ hati sebagai pembentuk cairan empedu, menciptakan berbagai enzim pencernaan makanan, melindungi dari serangan kanker perut, kanker usus besar, dan kenker payudara, mengobati sakit gigi dengan mengurangi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan lubang pada gigi, serta membantu proses pembekuan darah. Selain itu wasabi juga berkhasiat sebagai perangsang hasrat seksual bagi laki-laki.
Penggunaan wasabi tidak hanya dengan dimakan, namun juga bisa diaplikasikan langsung pada kulit. Wasabi yang dapat mengaktifkan antioksidan dapat melindungi dan mengobati kulit dari radikal bebas. Banyak industri perawatan kulit yang memasukkan bahan ini ke dalam produknya. Di antaranya sebagai bahan facial dan perawatan tubuh di spa-spa.
Sayangnya wasabi hanya bisa dipanen setelah 3-4 tahun masa tanamnya. Hal ini yang menyebabkan harga wasabi menjadi mahal di samping manfaatnya yang sangat besar. Walau sebenarnya ada jenis wasabi yang ditanam di ladang dan dapat dipanen hanya dalam waktu 18 bulan, namun manfaatnya berbeda dengan wasabi yang ditanam di aliran air. Untuk memenuhi kebutuhan wasabi, masyarakat Jepang bahkan rela mengimpor sejumlah besar wasabi dari daratan Tiongkok, Taiwan, dan Selandia Baru.
Produk olahan dari wasabi ada berbagai macam. Tersedia bubuk wasabi dalam kemasan kaleng dan juga pasta wasabi dalam kemasan tube. Bahkan di Jepang daun dan bunga wasabi digoreng sebagai tempura (digoreng bersama tepung). Selain untuk perasa pada makanan mentah, ternyata wasabi juga menjadi salah satu campuran pada beberapa bahan pembuat es krim.
Ada sebuah pertanian bernama Daio Wasabi Farm yang letaknya di daerah Hotaka, Jepang. Pertanian tersebut khusus menanam wasabi. Tidak hanya sebagai lahan pertanian, namun pemiliknya juga membuat cafe dan minimarket untuk segala macam hasil produksi wasabi. Produknya sangat bervariasi, mulai dari wasabi dalam berbagai kemasan, es krim wasabi, bakpau wasabi, dan masih banyak lagi.
Pengolahan bahan makanan yang rasanya pedas ini memang sangat unik, karena dapat dicampurkan pada berbagai jenis makanan sesuai dengan kebutuhan rasanya. Kreativitas pembuat makanan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan makanan lezat yang berbahan wasabi ini.

sumber   :http://parapenuliskreatif.wordpress.com
READMORE
 

Artikel Ilmiah Populer


Artikel Ilmiah Populer

Oleh ASM. Romli


PENGERTIAN
  • Artikel –tulisan berisi pendapat subjektif penulis tentang suatu masalah atau peristiwa.
  • Jenis Artikel –deskriptif (describe), eksplanatif (explain), preskriptif (prescribe), prediktif (predict).
  • Artikel ilmiah populer --artikel berisi hasil kajian, pandangan, dan argumentasi ilmiah yang disajikan dalam bahasa populer sehingga mudah dipahami masyarakat luas.

Kamus Besar Bahasa Indonesia:
  • Artikel --karya tulis seperti misalnya laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dsb.
  • Ilmiah --bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan.
  • Populer --dikenal dan disukai orang banyak (umum); sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya; mudah dipahami orang banyak; disukai orang banyak.
  • Ilmiah Populer --bersifat ilmu, tetapi menggunakan bahasa umum sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam (tentang artikel, gaya penulisan karya ilmiah).
  • Karya Ilmiah --tulisan yang memuat dan mengkaji suatu masalah dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, seperti objektif, logis, empiris (berdasarkan fakta), sistematis, lugas, jelas, dan konsisten.
  • Ilmiah murni --skripsi, tesis, desertasi-- ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Topik: bidang keilmuan spesifik.
  • Ilmiah populer --ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes sehingga dapat dipahami masyarakat awam. Topik: permasalahan aktual masyarakat.   

KARAKTERISTIK
  1. Opini tentang suatu masalah atau peristiwa disertai fakta empiris dan teori pendukung.
  2. Sarana komunikasi antara ilmuwan dan masyarakat (orang awam).
  3. Gaya bahasa populer atau bahasa media (bahasa jurnalistik) --sederhana, mudah dipahami orang awam, singkat, dan efektif (hemat kata).
  4. Ringkasan hasil penelitian –fakta terpenting & penting (model piramida terbalik).
  5. Menerjemahkan bahasa iptek yang njelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum.
  6. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari.Memperkenalkan ilmu atau temuan baru serta mengaitkan dengan kebutuhan masyarakat.
     STRUKTUR TULISAN
    1. Head - judul.
    2. By Line - nama penulis.
    3. Intro - pendahuluan (lead).
    4. Bridging - penghubung intro dengan isi tulisan, berupa identifikasi masalah atau pertanyaan.
    5. Body - isi tulisan atau uraian yang biasanya terdiri atas sub-subjudul,
    6.      Closing– penutup; biasanya berupa kesimpulan, ajakan berbuat sesuatu, atau pertanyaan tanpa jawaban

    TAHAPAN MENULIS

    1.       Ide, Tema/Topik
    2.      Pengembangan Tema (Referensi, Observasi, Riset)
    3.      Outlining
    4.      First Draft
    5.      Editing

    MEMILIH TOPIK
    1. Isu Aktual.
    2. Aktivitas Sehari-hari.
    3. Perkenalkan Ilmu atau Temuan Baru

    SISTEMATIKA
    1. Kronologis –satuan waktu --jam, hari, bulan, atau tahun.
    2. Proses --tahapan berurutan seperti tutorial.
    3. Deduksi –umum ke khusus, teori ke empiri, rumus ke penerapan, dalil ke fakta.
    4. Induksi --kebalikan dari deduksi.
    5. Reportase --menceritakan peristiwa seperti laporan observasi atau eksperimen ilmuah.


READMORE